Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Getty Image

Dunia

Netanyahu Bersumpah Tidak akan Lepas Tepi Barat untuk Palestina

MINGGU, 11 AGUSTUS 2024 | 16:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat tidak akan pernah dikendalikan atau menjadi milik otoritas Palestina.

Begitu yang disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam wawancara dengan majalah TIME yang diterbitkan pekan ini.

Netanyahu menyebut Tepi Barat sebagai bagian dari tanah air Israel dan dirinya serta pasukan militer akan sekuat tenaga mempertahankannya.


"Netanyahu menyatakan bahwa wilayah Palestina yang diduduki di Yerusalem Timur dan Tepi Barat adalah bagian dari tanah air kami. Kami akan terus ada di sana," tegasnya, seperti dikutip dari Middle East Monitor pada Minggu (11/8).

Pernyataan Netanyahu tersebut membuat peluang untuk implementasi solusi dua negara semakin sulit diraih.

Terlebih dalam kesempatan itu, Netanyahu juga kembali menyuarakan penentangannya terhadap pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Netanyahu hanya akan mengizinkan pemerintahan terbatas Palestina di wilayah pendudukan, sementara Israel akan tetap memiliki kendali keamanan.

Kondisi ini sama dengan apa yang terjadi pada Otoritas Palestina (PA) yang wewenangnya terbatas pada tugas administratif dan keamanan internal parsial.

Sementara itu, pendudukan Israel mengendalikan keamanan wilayah, wilayah udara, pelabuhan masuk, kebijakan perencanaan, dan sebagian ekonomi dan pemungutan pajaknya.

Mekanisme ini  memberi Tel Aviv keuntungan dan pengaruh yang luar biasa dalam dinamika tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya