Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Mohamad Hekal/Ist

Politik

DPR Sebut Kinerja BUMN Sudah On The Right Track

SENIN, 05 AGUSTUS 2024 | 03:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Mohamad Hekal mengapresiasi kinerja BUMN selama periode kedua Pemerintahan Jokowi. 

Menurutnya, meski belum 100 persen sempurna, namun apa yang telah dikerjakan Menteri BUMN Erick Thohir sudah cukup baik.
 
“Mudah-mudahan siapapun nanti yang meneruskan, baik di kementerian BUMN, maupun di DPR-nya bisa meneruskan apa yang sudah on the right track," ungkap Hekal dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (4/8).
 

 
Dijelaskan politisi Fraksi Partai Gerindra ini bahwa tolok ukur penilaiannya terhadap kinerja BUMN itu terlihat dari segi pendapatan dan asset equity yang bisa dikatakan sudah berkembang dengan baik. 

Hal itu, menurutnya, dapat dilihat dari suntikan-suntikan modal negara (PMN) kepada BUMN, dari modalnya sendiri, serta tentunya dari keuntungan yang dicapai oleh perusahaan pelat merah. 

Hal itu sekaligus menjawab banyak tudingan bahwa BUMN selalu ‘disuapi’ pemerintah.
 
"Menurut saya, baik pemerintah atau swasta saat membangun perusahaan itu kan wajar jika pertama kita kasih modal sedikit, lalu dengan bekerja keras, perusahan tersebut dikembangkan, dan menghasilkan keuntungan. Nah itu yang kami lihat dari BUMN saat ini. Meski belum sempurna tapi sudah berhasil meraih keuntungan," tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
 
Oleh karena itu, dalam periode kepemimpinan mendatang, Hekal berharap BUMN dapat terus dikembangkan sesuai dengan maksud dan tujuan negara sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.

“BUMN ini kan kepanjangan tangan pemerintah. BUMN ini milik kita semua. Jadi tentunya kita semua perlu barang ini (BUMN) jadi bagus. Kita kepengen juga BUMN bisa saling mendukung dengan pihak swasta, dan bahkan jika bisa, ikut juga membesarkan dunia swasta," pungkas Hekal.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya