Berita

Koordinasi internal 16 pengurus Kadin Kota/Kabupaten se-Jawa Barat di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (2/8)

Bisnis

Dorong Musprovlub, Kadin Karawang Tegaskan Tak Ada Kaitan dengan Pilkada

SABTU, 03 AGUSTUS 2024 | 18:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Upaya mereformasi organisasi Kamar Dagang Industri Jawa Barat (Kadin Jabar) kian mengerucut usai sejumlah pengurus kabupaten/kota melakukan desakan ke pengurus pusat. 

Sebanyak 16 pengurus Kadin Kota/Kabupaten se-Jawa Barat melaksanakan rapat koordinasi internal di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (3/8), yang hasilnya mendorong segera pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) di Kadin Jabar pada tanggal 21 Agustus 2024 mendatang. 

Hal ini dilakukan karena masa kepemimpinan Kadin Jabar telah berakhir pada 7 Februari 2024 lalu. 


Kemudian terdapat sejumlah masalah di Kadin Kabupaten dan Kota di Jawa Barat lantaran absennya atensi dari pengurus Kadin Provinsi.

Selanjutnya, dorongan ini juga untuk merespons situasi politik pilkada yang kian meruncing di Jawa Barat. Pasalnya, Kadin kabupaten/kota hingga provinsi kerap dijadikan komoditas kepentingan politik jelang pilkada. 

Kendati demikian, Kadin Kabupaten Karawang yang termasuk dalam 16 kabupaten/kota tersebut, menegaskan permohonan pelaksanaan Musprov atau Musprovlub ini tidak ada kaitannya dengan politik. 

"Kita tidak masuk ke ranah politik karena bukan domain kita, ini murni untuk penguatan organisasi, bahkan Kadin Indonesia sudah mengeluarkan surat segera laksanakan Musprov. Nah itu tidak diindahkan oleh Kadin Jawa Barat," ujar Ketua Kadin Karawang, Fadludin Damanhuri dalam keterangan kepada media, Sabtu (3/8). 

Dengan adanya Musprovlub Kadin Jabar diharapkan  mampu menciptakan iklim usaha yang nyaman. Selain itu juga memberikan kepastian kepada pengusaha terutama dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi ke depan. 

"Jika tidak segera merapatkan barisan, perekonomian kita akan lebih terpuruk, siapapun yang nanti memimpin harapan kami memiliki network yang baik dan mampu membaca situasi dan cepat mengambil keputusan untuk perekonomian Jabar yang lebih baik," jelasnya. 

Sejauh ini ada tiga nama calon Ketua Kadin Jawa Barat yang mencuat antara lain Ketua Kadin Petahana H.Cucu Sutara kemudian Egy Hamzah dan berikutnya Almer.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya