Berita

Program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGaR)/Ist

Nusantara

Penuh Inovasi, PUGaR Raih Penghargaan Kementerian PANRB

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 00:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGaR) yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meraih penghargaan 5 Terbaik pada ajang Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi (PKRI) Pelayanan Publik untuk Kelompok Keberlanjutan Inovasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). 

“Penghargaan ini diberikan atas inisiatif inovatif KKP dalam program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGaR) yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas garam yang dihasilkan oleh petambak garam rakyat di Indonesia,” ungkap Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Victor Gustaaf Manoppo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (31/7).

Keberhasilan PUGaR telah diakui oleh secara nasional, termasuk melalui Peraturan Presiden No. 126/2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional, yang memberikan dasar hukum bagi keberlanjutan dan pengembangan program ini. Pelaksanaan program tersebut diampu oleh Direktorat Jasa Kelautan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut.


Meski demikian, Victor juga mengakui sejumlah tantangan utama yang dihadapi sektor pergaraman nasional termasuk disparitas harga, kualitas produk yang rendah serta kurangnya keterampilan di kalangan petambak garam. 

Oleh karenanya, KKP terus memperkuat kerjasama dengan sektor swasta dan industri untuk memaksimalkan dampak program PUGaR. Bahkan KKP berkomitmen terus mengembangkan inovasi di sektor kelautan dan perikanan, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan petambak garam. 

“Dengan penghargaan ini, tentu diharapkan program PUGaR dapat menjadi model bagi inisiatif-inisiatif berkelanjutan lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jasa Kelautan Ditjen PKRL, Miftahul Huda menambahkan, melalui program PUGaR, KKP telah berhasil melakukan transformasi pembangunan 28 Gudang Garam Nasional (GGN) dan lebih dari 40 Gudang Garam Rakyat (GGR) yang tersebar di 10 provinsi penghasil garam utama di Indonesia.

Kualitas garam rakyat pun dapat ditingkatkan dari K2 (NaCl di bawah 90 persen) menjadi K1 (NaCl 91 persen basis basah) dengan produktivitas lahan yang meningkat dari 80 ton/ha menjadi 100 ton/ha per tahun. 

Tak hanya itu, dengan PUGaR KKP juga dinilai telah berhasil mengembangkan sistem ekonomi sirkular melalui pengelolaan washing plant serta memberikan kesempatan profit sharing yang lebih besar bagi petambak garam.

Sebagai informasi, tahun 2020, PUGaR telah masuk ke dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik kategori pemberdayaan Masyarakat. Penetapan ini dilakukan melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Nomor 192 Tahun 2020 tentang Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan 5 besar pemenang Standing a Public Innovation 2020. 

Sementara, 5 Terbaik Inovasi Kelompok Keberlanjutan Inovasi secara resmi diumumkan KemenPANRB melalui Pengumuman Nomor B/536/PP.00.05/2024 tentang Hasil Penilaian Presentasi dan Wawancara PKRI Tahun 2024.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya