Berita

Rilis survei Pilkada Kabupaten Nabire oleh Svadhyaya Riset Nusantara/Ist

Politik

Petahana Mesak Magai Masih Diinginkan Masyarakat Pimpin Kabupaten Nabire

RABU, 31 JULI 2024 | 18:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mayoritas masyarakat di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, masih menghendaki petahana Mesak Magai untuk kembali memimpin jelang Pilkada 2024.

Hal ini terlihat dari hasil survei Svadhyaya Riset Nusantara yang dilakukan pada medio 18 s/d 24 Juli 2024.

Direktur Operasional Svadhyaya Riset Nusantara Gery Gugustomo mengatakan, elektabilitas Mesak Magai unggul tipis dari figur pesaing terdekatnya Hugo Martinus.


"Elektabilitas Mesak Magai tertinggi di angka 37,95 persen, dibayangi ketat oleh sosok Hugo Martinus Karubaba yang memperoleh suara sebesar 33,53 persen," ujar Gery dalam keterangan tertulis, Rabu (31/7).

Sementara dua figur lain yang potensial maju di Pilkada 2024 ada Evan Ibo yang mencatatkan elektabilitas sebesar 2,39 persen, Oktovina Woromboni sebanyak 1,87 persen, dan Albert Kayame sebesar 1,18 persen.

"Sementara itu, persentase swing voters atau belum menentukan pilihan masih cukup tinggi yang angkanya mencapai 23,08 persen," pungkasnya.

Survei dilakukan di 4 daerah pemilihan (Dapil) yang terdiri atas 26 Distrik/Kampung secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir.

Jumlah sampel survei yang dilakukan Svadhyaya sebanyak 1.025 responden. Wawancara dilakukan secara tatap muka oleh tenaga terlatih dengan bantuan/pedoman kuesioner.

Adapun metode survei yang digunakan yaitu pengambilan sampel secara acak bertingkat dengan margin of error +/- 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya