Berita

Edy Rahmayadi bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu pada kegiatan Harlah ke-XVI dan Rakernas Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Medan/Ist

Politik

PKS Belum Keluarkan Rekomendasi Jagoan di Pilgub Sumut

SENIN, 29 JULI 2024 | 21:20 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih menggodok nama yang berpotensi diusung maju pada Pilgub Sumut 2024. Hal ini disampaikan Kabid Humas DPW PKS Sumut, Syaiful Ramadhan menanggapi isu yang menyebut PKS sudah memberikan rekomendasi kepada Edy Rahmayadi.

Diketahui mencuatnya isu yang menyebut Edy sudah mendapat rekomendasi dikarenakan pertemuannnya dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu di sela kegiatan Harlah ke-XVI dan Rakernas Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia.

"Perlu saya sampaikan, kedatangan Presiden PKS ke Medan adalah dalam rangka menghadiri undangan Harlah ke-XVI dan Rakernas Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia,” katanya, Senin (29/7).


Secara politis kata Syaiful, pernyataan Presiden PKS Ahmad Syaikhu memang bisa diartikan menjadi angin segar bagi Edy Rahmayadi. Apalagi Ahmad Syaikhu mengatakan ada peluang besar untuk mengusung Edy. Atas hal itu edy Rahmayadi sebaiknya lebih memperlihatkan keseriusannya menghadapi Pigub Sumut 2024.

"Saya kira itu sah-sah saja, malahan pernyataan Presiden PKS itu harusnya menjadi sinyal bahwa Pak Edy juga harus serius dalam menghadapi Pilgub ini," ujarnya.

Soal pembicaraan mereka dalam pertemuan itu, Syaiful mengatakan masih sebatas pertemuan biasa. Meski pun dinamika politik di Sumut juga menjadi salah satu topik yang dibicarakan.

“Tentunya kita dalami pandangan Pak Edy, selaku mantan Gubernur Sumut yang pernah kita usung. Karena kita ingin ada perbaikan di Sumut ini ke depannya,” sebutnya.

Ketika ditanya apakah PKS memiliki peluang besar mendukung Edy Rahmayadi di Pilkada 27 November mendatang, Syaiful menyampaikan hal tersebut sangat tergantung dari keseriusan Pak Edy sendiri.

"Kalau itu, saya kira sangat bergantung kepada keseriusan pak Edy Rahmayadi sendiri untuk bertarung dan memenangkan pilkada Sumut 2024 ini," pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya