Berita

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi menerima apresiasi atas kinerja positif bank bjb/Ist

Bisnis

bank bjb Masuk Kategori Emiten Main Index, High Growth dan High Dividend

MINGGU, 28 JULI 2024 | 09:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) meraih apresiasi sebagai emiten yang memiliki kinerja positif pada Indeks TEMPO-IDNFinancials 52.
 
Apresiasi ini diterima langsung oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dalam malam apresiasi emiten yang diselenggarakan di Novotel Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (26/7).

"Kami merasa sangat terhormat dapat diakui dalam kategori  Emiten Main Index, High Growth, dan High Dividend. Ini adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan nasabah," ujar Yuddy dalam keterangannya, Minggu (28/7).


Indeks TEMPO-IDNFinancials terdiri dari 52 emiten dengan kinerja keuangan yang stabil dan bisa diandalkan, dan memiliki empat indeks tematik, yakni Main Index, High Dividend, High Growth dan High Market Cap.
 
Indeks TEMPO-IDNFinancials 52 diluncurkan sebagai tanggapan kebutuhan pelaku pasar modal terhadap indeks saham yang mencerminkan kondisi pasar terkini.
 
Menurut Yuddy, penghargaan tersebut mencerminkan strategi dan kebijakan yang dijalankan perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi sudah tepat.

“Ini menjadi tonggak penting bagi bank bjb dalam mengembangkan inovasi dan layanan untuk memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan,” pungkas Yuddy.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya