Berita

Bakal Calon Walikota Bandung, Muhammad Farhan/RMOLJabar

Politik

Pilkada Kota Bandung 2024

Farhan Ingin Jadi Pemimpin yang Dekat dengan Masyarakat

MINGGU, 28 JULI 2024 | 06:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal calon Walikota Bandung, Muhammad Farhan, ingin untuk menjadi pemimpin yang selalu dekat dengan masyarakat. 

Sebagai pejabat atau pemimpin, seseorang akan mendapatkan berbagai fasilitas dari pemerintah. Oleh karena itu, Farhan ingin memanfaatkan privilege tersebut untuk selalu berada dekat dengan warga.

"Seorang pemimpin harus mampu menempatkan dirinya di posisi warganya. Saya sudah merasakan privilege sebagai anggota DPR selama lima tahun," kata Farhan dalam kegiatan Dialog Kebangsaan dan Deklarasi Relawan Johan C11 (Kojona Kang Farhan) di Jalan Ciliwung, Kota Bandung, Sabtu (27/7).


"Saya tidak mau hanya menikmati privilege, karena itu saya harus menempatkan diri di posisi warga. Seorang pejabat harus menggunakan privilege untuk kepentingan publik, bukan pribadi," tambahnya, dikutip RMOLJabar, Sabtu (27/7).

Tak hanya itu, Farhan juga menyebutkan tekadnya untuk membawa Kota Bandung menjadi lebih hebat dan lebih baik. 

"Saya ingin mengembalikan kejayaan Bandung dalam dua periode, selama 10 tahun. Farhan Bandung pisan. InsyaAllah Farhan sangat baik. Itu bukan hanya bahasa kampanye karena tim kampanye belum menyetujui. Saya harus menjadi bagian dari Bandung," ujarnya.

Farhan mengaku sudah melakukan pertemuan dengan semua partai. Namun, saat ini, belum ada keputusan final mengenai siapa yang akan maju sebagai Walikota atau Wakil Walikota Bandung. 

"Belum pasti, semua masih menutup kemungkinan. Semua ingin menjadi nomor satu," sebutnya.

Ketika ditanya tentang kriteria calon wakil Walikota Bandung, Farhan mengatakan bahwa ia menginginkan calon yang memiliki visi yang sama. 

"Siapa pun saja, yang penting bisa mendampingi saya minimal selama dua periode," tandasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya