Berita

Sejumlah kader mempertanyakan siapa sosok yang akan diusung Golkar pada Pilkada Bandar Lampung 2024/RMOLLampung

Politik

Golkar Bandar Lampung Siap Dukung Bacalon Walikota yang Akan Ditetapkan DPP

MINGGU, 28 JULI 2024 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPP Partai Golkar belum memutuskan siapa bakal calon Walikota Bandar Lampung yang akan diusung dalam Pilkada serentak 27 November 2024.

Hal ini terungkap dalam Rapat Pleno Diperluas yang dipimpin oleh Ketua DPD Partai Golkar Bandar Lampung, Yuhadi, di aula Golkar, Sabtu (27/7).

Saat itu, sejumlah kader mempertanyakan calon Walikota Bandar Lampung yang akan diusung Golkar. Pasalnya, beberapa hari ini, tersebar Bakal Calon Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana sudah bertemu dengan Ketua Bappilu DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung.


Terkait informasi yang beredar mengenai bakal calon walikota, Yuhadi menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan dari DPP Partai Golkar mengenai hal tersebut.

Sedangkan mengenai calon Gubernur Lampung, DPP Partai Golkar telah mengeluarkan surat instruksi kepada Ketua DPD Partai Golkar, Arinal Djunaidi, untuk menjadi calon gubernur, mencari partai koalisi, dan mendapatkan calon wakil gubernur.

"Kita tunggu saja siapa calon walikota yang disetujui oleh DPP Golkar. Yang pasti semua pengurus dan kader, mulai dari pengurus DPD, Pimpinan Kecamatan dan Pimpinan Kelurahan harus siap, siapapun nanti yang direkomendasikan DPP Partai Golkar," ujar Yuhadi, dikutip RMOLLampung, Sabtu (27/7).

Meski belum ada keputusan dari DPP Partai Golkar terkait calon walikota, namun DPD Golkar Bandar Lampung melalui rapat diperluas seluruh Pimpinan Kecamatan dan Kelurahan akan terus mempersiapkan diri. 

Yuhadi akan turun langsung ke 20 PK di Bandar Lampung untuk melakukan konsolidasi Pengurus Kecamatan dan Kelurahan.

Rapat pleno Diperluas dihadiri oleh Anggota Fraksi Golkar, anggota DPRD terpilih, pengurus DPD, Organisasi sayap yang mendirikan Golkar dan yang didirikan Golkar seperti, MKGR, SOKSI, HWK, AMPG, KPPG, AMPI dan Pengajian Al Hidayah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya