Berita

Semen Indonesia/Foto: Dok PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

Bisnis

Konsumsi Semen Nasional Hanya Tumbuh 2,2 persen

SABTU, 27 JULI 2024 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Konsumsi semen nasional hanya tumbuh sebesar 2,2 persen (yoy) menjadi 28,02 juta ton  sepanjang semester I 2024.

Peningkatan itu didorong oleh semen curah. 

Semen curah tumbuh sebesar 13,2 persen (yoy) menjadi 8,46 juta ton. Sementara volume semen kantong mengalami kontraksi sebesar 1,9 persen (yoy) menjadi 19.56 juta ton.


Analis Riset PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Kristo Saragih, mengatakan dalam keterangan tertulis yang dikutip dari Ipot, Sabtu (27/7), bahwa tingkat pertumbuhan konsumsi di Pulau Jawa sebesar 3,1 persen (yoy) menjadi 14,47 juta ton, melampaui Luar Jawa sebesar 1,2 persen (yoy) menjadi 13,55 juta ton. 

Konsumsi yang lemah, mengalami pertumbuhan volume bulanan negatif dan menyimpang dari kisaran pertumbuhan bulanan tiga tahun historis sebesar 8,5-50,6 persen.

"Volume semen turun menjadi 5,28 juta ton disebabkan oleh kenaikan harga semen kantong dan penurunan konsumsi di Outside Java," ujar Andreas.

Semen Indonesia (SMGR) melaporkan penjualan semen domestik sebesar 2,7 juta ton pada Juni 2024. 

Secara keseluruhan, penjualan grup SMGR volume turun menjadi 3,19 juta ton dan secara kumulatif mencapai 17,7 juta ton.

Sementara Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) melaporkan volume penjualan semen sebesar 1,5 juta ton dan secara kumulatif volume penjualan tumbuh menjadi 8,23 juta ton dengan pangsa pasar meningkat menjadi 29,4 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya