Berita

Ketua DPR Puan Maharani tutup sidang IPPP ke-2 di Jakarta, Kamis (25/7)/RMOL

Politik

Tutup IPPP ke-2, Puan Sampaikan Beberapa Rekomendasi

KAMIS, 25 JULI 2024 | 19:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sidang Indonesia Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) ke-2 telah selesai dilaksanakan dan memunculkan beberapa rekomendasi untuk negara-negara kawasan pasifik.

Ketua DPR Puan Maharani menuturkan rekomendasi itu antara lain negara-negara kawasan pasifik mampu saling menghargai, menghormati kesetaraan terhadap kedaulatan dan juga persatuan teritorial.

"Juga persatuan teritorial serta bagaimana kita menjaga perdamaian di antara wilayah Pasifik," kata Puan Maharani usai menutup sidang IPPP, di Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Kamis (25/7).


Selain itu, negara-negara kawasan pasifik juga sepakat untuk bekerja sama menghadapi persoalan climate change.

"Juga mengenai bagaimana kita menjaga terkait dengan dampak iklim dan sebagai negara yang saling bertetangga dan saling berdekatan kita berkomitmen untuk sama-sama menjaga terkait dengan hal tersebut," jelasnya.

Mantan Menko PMK ini menambahkan, hasil sidang ini juga mengeluarkan rekomendasi soal pemanfaatan potensi laut yang ada di kawasan pasifik untuk pembangunan ekonomi baru.

Kemajuan pembangunan di kawasan juga menjadi salah satu dari sekian banyak rekomendasi yang disepakati di negara-negara kawasan.

Dengan adanya sejumlah rekomendasi ini, Puan berharap negara-negara di kawasan saling berkomunikasi intens agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Jika ada hal-hal yang perlu dibicarakan kita akan membicarakannya secara bersama sehingga tidak ada hal-hal yang kemudian salah paham sehingga bisa dilakukan dahulu tanpa membawa masalah ini secara besar atau sampai di bawa ke misalnya ke ranah PBB," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya