Berita

Jajaran DPD Golkar Papua/Dok Golkar Papua

Politik

Golkar Papua Tegak Lurus Keputusan DPP Rekomendasikan Paulus Waterpauw

RABU, 24 JULI 2024 | 03:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD Golkar Papua mendukung penuh pasangan Paulus Waterpauw-Tonny Wanggai sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua yang direkomendasikan DPP Golkar untuk bertarung di Pilkada Papua 2024.

Penyerahan rekomendasi DPP Golkar kepada pasangan Paulus Waterpauw-Tonny Wanggai telah berlangsung di kediaman Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto, di Jakarta pada Jumat lalu (19/7).

Wakil Ketua DPD Golkar Papua, Leo Siahaan, membenarkan soal penyerahan surat rekomendasi tersebut. 


"Betul, DPP Golkar sudah menyatakan mendukung pasangan Paulus Waterpauw-Tony Wanggai,’’ ucap Leo, melalui keterangannya kepada RMOLPapua, Selasa (23/7).

"Kami Golkar Papua tegak lurus dengan DPP Pusat,’’ tegasnya. 

Pemberian rekomendasi DPP Golkar kepada Paulus Waterpauw otomatis mengempaskan harapan nonkader Golkar yang berharap mendapat dukungan sebagai bakal calon gubernur. 

Paulus Waterpauw sendiri merupakan kader terbaik Golkar. Ketua DPD Golkar Papua Barat ini berhasil membawa partai beringin memenangkan Pileg 2024 dan memperoleh 7 kursi dari 35 kursi di DPR Papua Barat.

Partai Golkar Papua menjadi incaran para bakal calon gubernur, khususnya yang bukan kader. Sebab tanpa harus berkoalisi dengan partai lain, Golkar sudah bisa mengusung sendiri calonnya. 

Di mana persyaratan untuk mengusung calon Gubernur Papua adalah harus mendapat dukungan 9 kursi di DPRD Papua. Sementara Golkar merupakan pemenang Pileg Papua pada Februari 2024 dengan meraih 10 kursi.

Lantas, siapa yang akan menjadi pesaing pasangan Paulus Waterpauw-Tony Wanggai di Pilkada Papua 2024? 

Sampai saat ini belum bisa dipastikan karena baru Partai Golkar yang sudah memberikan rekomendasi. Sementara parpol lain belum menentukan dukungannya kepada salah satu calon.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya