Berita

Ketua Forum Komunikasi Kiai Kampung Indonesia (FK3I), Gus Maftuch/RMOLJatim

Politik

Kecam Nahdliyin Temui Presiden Israel, PBNU Diminta Tertibkan Anggota

RABU, 17 JULI 2024 | 10:45 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Ketua Forum Komunikasi Kiai Kampung Indonesia (FK3I), Gus Maftuch, mengecam keras dan menganggap kunjungan lima Nahdliyin menemui Presiden Israel, Isaac Herzog, sebagai hal yang sangat tidak pantas.

Menurutnya langkah itu sangat tidak tepat, di tengah situasi global yang masih mencekam terhadap tindakan kejahatan kemanusiaan di Palestina oleh Israel.

“Lima Nahdliyin yang menemui Presiden Isaac Herzog saya anggap sungguh sangat tidak pantas dan melukai hati umat Islam seluruh Indonesia. Harusnya mereka berpikir 1000 kali terhadap kondisi global hari ini terkait kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel terhadap saudara-saudara Islam kita,” katanya, di Surabaya, Rabu, (17/7).


Pengasuh Pondok Pesantren Nur Muhammad itu juga menekankan Posisi Forum Komunikasi Kiai Kampung Indonesia (FK3I) terkait komitmen mendukung kemerdekaan Palestina dan mengecam keras segala tindakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel.

“Jangan sampai kunjungan lima Nahdliyin itu menjadikan masyarakat Islam Indonesia murka hingga mengganggu stabilitas keamanan, dan tentunya kami tetap pada komitmen mendukung kemerdekaan Palestina, dan mengecam segala hal yang berkaitan dengan kejahatan kemanusiaan,” pungkasnya.

Gus Maftuch, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim,  juga berharap agar PBNU segera menertibkan para anggotanya itu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya