Berita

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani/RMOL

Nusantara

Jagoan Gerindra di Jateng Masih Menunggu Istikharah Prabowo

SELASA, 16 JULI 2024 | 18:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Gerindra belum memutuskan sosok yang akan diusung di Pilkada Jawa Tengah 2024. Partai berlambang kepala Garuda masih menunggu istikharah sang ketua umum, Prabowo Subianto.  

"Insya Allah termasuk Jawa Tengah Pak Prabowo tidak akan terlalu panjang memerlukan, karena beberapa masukan, kondisi, dan hasil survei sudah beliau simpulkan, beliau tinggal perlu sedikit istikharah," ujar Hal Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/7). 

Apakah kader atau non kader yang masuk pertimbangan untuk diusung, Muzani tidak menjawab pasti. Termasuk saat disinggung nama Sudaryono, kader Gerindra dan Ahmad Luthfi, mantan Kapolda Jateng. Sekalipun nama yang terakhir berdasarkan survei berbagai lembaga memiliki elektabilitas tinggi.


"Di Gerindra itu kami semua adalah pejuang partai. Apa yang menjadi keputusan ketua umum, ketua dewan pembina, kami ikuti, kami taat, dan ketua umum dan ketua dewan pembina tentu mengambil keputusan untuk sesuatu yang terbaik bagi masa depan Jawa Tengah, masa depan bangsa dan negara,” jelas Wakil Ketua MPR RI fraksi Gerindra ini.

Lebih jauh Muzani juga menambahkan bahwa Prabowo telah mendapatkan berbagai macam masukan dari masyarakat dan tokoh-tokoh Jawa Tengah dan akan mengambil keputusan terbaik untuk provinsi tersebut.

"Pak Prabowo sekali lagi Jawa Tengah beliau sudah mendapatkan berbagai macam sumber, berbagai macam masukan dari masyarakat dan tokoh tokoh Jawa Tengah dan beliau juga akan mengambil keputusan dan akan menyimpulkan yang terbaik di Jawa Tengah adalah ini," tutup Muzani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya