Berita

Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda/RMOL

Politik

Bawaslu Khawatir Kegaduhan Sirekap Terulang di Pilkada

SENIN, 15 JULI 2024 | 13:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dituntut transparan dalam menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) di Pilkada Serentak 2024.

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Herwyn JH Malonda mengatakan, Sirekap yang digunakan pada Pemilu Serentak 2024 justru memunculkan permasalahan yang membuat kericuhan di masyarakat.

"Sirekap itu membantu kita, semua berisi informasi terkait dengan data (hasil penghitungan suara). Tapi yang paling penting juga sebenarnya dengan transparansi," ujar Herwyn kepada wartawan, Senin (15/7).


Sebagai contoh, Herwyn mengungkapkan, penggunaan Sirekap pada Pemilu 2024 yang memunculkan kegaduhan. Di mana angka perolehan suara calon melebihi batas jumlah pemilih di suatu tempat pemungutan suara. Hal ini dianggap sebagian pihak sebagai dugaan kecurangan.

"Dengan transparan yang ada mencegah adanya kecurangan. Sambil (Sirekap KPU) harus dibuat sebaik mungkin," kata Herwyn.

Lebih lanjut, Herwyn mengkhawatirkan penggunaan Sirekap oleh KPU mengulang kejadian di Pemilu Serentak 2024. 

Oleh karenanya, dia meminta KPU untuk memperbaiki kinerja dan juga sistem Sirekap yang akan digunakan pada Pilkada Serentak 2024 mendatang.

"Supaya nantinya justru jangan informasi ini jadi disinformasi atau membuat kegaduhan," demikian Herwyn.



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya