Berita

Salah satu potongan gambar dari video misi Hoopoe episode 2 yang dirilis Hizbullah pada Rabu, 9 Juli 2024/Net

Dunia

Episode ke-2 Misi Hoopoe, Hizbullah Bongkar Isi Pangkalan Israel di Golan

RABU, 10 JULI 2024 | 15:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Media militer Hizbullah kembali merilis video episode kedua dari hasil rekaman drone Hoopoe yang berhasil menyusup ke situs-situs militer sensitif Israel.

Video berdurasi 10 menit tersebut menampilkan enam situs pengintaian elektronik strategis di wilayah pendudukan Golan, Suriah.

Menurut informasi yang diberikan dalam video, terdapat enam situs di dataran tinggi Golan yang bertugas melakukan spionase, pemantauan jarak jauh, dan serangan elektronik yang melibatkan pengacauan dan penipuan.


"Situs Shlagim barat dan timur, situs Astra, situs Yisraeli, situs Avital, dan situs Tel Fares berisi titik-titik kunci untuk komunikasi dan pertukaran data dan pasukan rumah dari unit 8200 dan 9900, serta unit peperangan elektronik," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Al-Mayadeen pada Rabu (10/6).

Selain itu, rekaman tersebut mengungkapkan pusat komando dan kamp milik militer pendudukan Israel sebagai berikut:

1. Barak Habushit dan Ma'aleh Golan, serta titik-titik yang baru didirikan selama Operasi Banjir Al-Aqsa

2. Barak Yoav, yang mencakup batalion artileri dan rudal yang beroperasi di front al-Jalil dan Golan

3. Barak Revaya Selatan, yang mencakup markas besar Batalyon Lapis Baja ke-71 di Brigade ke-188

4. Barak Revaya Utara, yang mencakup markas besar Batalyon Lapis Baja ke-74 di Brigade ke-188

5. Barak Alika, yang termasuk markas utama Brigade Lapis Baja ke-188

6. Barak Kirin, yang mencakup kamp pelatihan unit darat di ladang Golan

7. Barak Gamla Selatan, yang mencakup kamp pelatihan dan kesiapan pasukan darat seukuran satu batalion dan pangkalan untuk Batalyon Lapis Baja ke-77

8. Kamp Keila, yang mencakup pangkalan pelatihan utama untuk komando regional dan fasilitas utama untuk pelatihan pasukan di kamp pelatihan Golan

9. Posisi artileri Zaura, yang mencakup situs baterai artileri permanen milik Brigade 769
 Posisi artileri Odem, yang mencakup situs baterai artileri permanen lainnya milik Brigade 810
 
10. Situs perbatasan Odem, yang mencakup radar artileri Raz dan radar udara tiga dimensi untuk manajemen udara
 
11. Markas Sha'al, pos komando alternatif Divisi Regional ke-210
 
12. Pangkalan Nafah yang berfungsi sebagai markas Divisi Regional 210 dan Batalyon Komunikasi 366
 
13. Barak Keila Selatan
 
14. Barak halaman
 
15. Basis Nafah
 
16. Pangkalan Tsnobar
 
17. Barak Katsavya
 
18. Bandara Ofek
 
19. Kamp Ofek.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya