Berita

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu/RMOL

Hukum

Ini Kasus yang Diselidiki KPK Libatkan Anggota BPK dan DPR

RABU, 10 JULI 2024 | 10:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan tengah melakukan penyelidikan terkait pemberian Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) yang diduga melibatkan anggota BPK RI dan anggota DPR RI.

Hal itu dibenarkan langsung Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu saat ditanya kasus yang sedang diselidiki KPK dengan keterlibatan anggota DPR dan BPK adalah terkait dugaan korupsi pemberian CSR BI.

"Dari yang ditanyakan ini, sebetulnya ya di situ lah gitu, kaitannya memang di situ (CSR BI) ya," kata Asep kepada wartawan, Rabu (10/7).


Namun demikian, Asep enggan menjelaskan lebih jauh lantaran kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan di KPK.

"Ya memang demikian adanya, perkara ini masih dalam perkara penyelidikan, jadi belum bisa kita sampaikan," pungkas Asep.

Sebelumnya pada Kamis (4/7), Asep mengumumkan bahwa pihaknya tengah menyelidiki dugaan korupsi yang melibatkan anggota BPK dan DPR.

"Terkait dengan peran anggota BPK di dalam beberapa perkara, ini masih lidik. Pak AS (anggota BPK) dan HG ini di Komisi XI masih dalam lidik," kata Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (4/7).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, anggota BPK RI berinisial AS dimaksud adalah Ahmadi Noor Supit. Sedangkan anggota Komisi XI DPR RI berinisial HG adalah Heri Gunawan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya