Berita

Mantan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi/Istimewa

Politik

2 dari 3 Partai Koalisi Pilpres Dukung Bobby, Edy Rahmayadi: Itulah Sudut Pandang

MINGGU, 07 JULI 2024 | 02:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski pernah menjadi Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) di Sumut pada Pilpres 2024, sosok Edy Rahmayadi ternyata tak cukup menarik bagi partai politik pengusung pasangan tersebut dalam menghadapi Pilkada serentak 2024.

Faktanya, 2 dari 3 parpol pengusung pasangan Amin di Pilpres 2024, Nasdem dan PKB, lebih memilih untuk mengusung Bobby Nasution sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara 2024.

Toh Edy tak terlalu ambil pusing. Menurut mantan Pangkostrad ini, hal itu adalah hak partai politik. Edy pun mencontohkan kalau dirinya juga bertentangan dengan PDIP saat Pilpres.


"Itulah hak partai, saat itu saya juga bertentangan dengan PDIP. PDIP mengusung Pak Ganjar, saya ikut serta memenangkan Anies," ucap Edy usai menghadiri undangan wawancara di Kantor DPD PDIP Sumut, Jumat (5/7).

Menurut mantan Gubernur Sumatera Utara itu itu hal biasa yang sekadar perbedaan sudut pandang.

"Pada saat Pilpres dan Pilkada (berbeda), itulah sudut pandang," tandasnya.

Pada Pilpres 2024, pasangan Amin diusung koalisi PKB, Nasdem, dan PKS. Pada Pilgub Sumut 2024, PKB dan Nasdem sudah menyatakan mengusung Wali Kota Medan Bobby Nasution sebagai bakal cagub.

Sementara PKS hingga saat ini belum menentukan arah dukungan untuk Pilgub Sumut 2024. PKS pun diharapkan Edy ikut mengusung dirinya pada Pilgub Sumut mendatang.

Selain PKB dan Nasdem, Bobby juga diusung oleh Gerindra, Golkar, PAN, dan Demokrat.

Dengan dukungan 6 partai politik ini, Bobby bakal mendapat 62 dari 100 kursi DPRD Sumut. Menjadikan Bobby diusung "super koalisi" pada Pilgub Sumut 2024 mendatang.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya