Berita

Suryani Paskah Naiborhu menyerahkan berkas pendaftaran ke DPD PSI Kota Medan/Ist

Politik

Suryani Paskah Naiborhu Kembalikan Berkas Pendaftaran Balon Wakil Walikota Medan ke PSI

KAMIS, 04 JULI 2024 | 22:41 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Bakal calon wakil walikota Suryani Paskah Naiborhu mengembalikan berkas pendaftaran sebagai bakal calon wakil walikota ke DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Medan, Kamis (4/7).

Aktivis perempuan yang kini menjabat Wakil Sekretaris DPW PKB Sumut ini mengatakan dirinya mendaftar ke PSI karena menganggap partai yang dipimpin Kaesang Pangarep itu sangat merepresentasikan generasi muda.

“Saya melihat PSI sangat diterima di pemilih muda. Hal ini terbukti dari perolehan kursi PSI di DPRD Kota Medan yang naik hingga 100%. Hal inilah yang membuat saya untuk mendaftar ke PSI," katanya usai mendaftar didampingi Jeremy Tobing, Fery S Sihite dan Marudut Simanjuntak.


Pendaftaran ke PSI ini melanjutkan rangkaian aktitvas politik yang dilakukan Suryani Paskah dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, ia bersilaturahmi dengan Ketua DPD Hanura Sumut yang juga berstatus bakal calon walikota Medan. Mereka mendiskusikan banyak hal terkait dengan upaya memajukan kota Medan.

“Salah satu fokus perhatian saya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) warga kota Medan, khususnya di kalangan generasi muda. Saat ini generasi muda merupakan pemilih terbanyak," kata Suryani yang merupakan pariban dari Menko Marves, Luhut Binsar Panjaita ini.

Sementara itu Sekretaris DPD PSI Kota Medan, Bukit Tua Silalahi, menyampaikan apresiasinya kepada Suryani Paskah Naiborhu yang telah menyerahkan berkas pendaftaran ke DPD PSI Kota Medan. DPD PSI kota Medan akan melakukan  wawancara yang dilanjutkan dengan survei elektabilitas. Dan setelah tahapan dilakukan seluruhnya, maka rekomendasi dari DPD PSI Kota Medan akan dikirimkan ke DPP PSI.

"DPP PSI yang akan memutuskan siapa yang maju dalam pilkada Kota Medan. Sejauh ini sudah ada 16 orang yang mendaftar dan 9 orang telah melalui tahap wawancara," pungkasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya