Berita

Talkshow bertajuk "Amanah Agro Talk: Untungnya Bertani Ala Petani Milenial" di Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat/Ist

Nusantara

Amanah Motivasi Anak Muda Aceh Kembangkan Usaha Sektor Pertanian Modern

RABU, 03 JULI 2024 | 15:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) terus bergerak mengajak generasi muda Aceh mengembangkan wirausaha. Salah satunya di sektor pertanian modern.

Dengan semangat membangkitkan pertanian melalui modernisasi, Amanah menggelar Talkshow bertajuk "Amanah Agro Talk: Untungnya Bertani Ala Petani Milenial" di Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Koordinator Wilayah Provinsi Aceh Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan Kementan RI, Marzuki,  mengatakan, Program Amanah menjadi bukti nyata bahwa dengan pendekatan yang tepat, pertanian modern bisa menjadi pilihan karir yang menarik bagi generasi muda Aceh.


Dalam acara itu, Marzuki menjelaskan mengenai konsep smart farming atau sistem pertanian pintar. Menurutnya, smart farming adalah budidaya tanaman yang menggunakan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.

Katanya, teknologi ini memungkinkan para petani untuk mengontrol dan mengelola lahan mereka dari jarak jauh.

"Smart farming sangat cocok untuk petani milenial yang akrab dengan teknologi," ujar Marzuki dalam keterangan tertulis, Rabu (3/7).

Sementara Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan Provinsi Jakarta dari Kementerian Pertanian Vicky Shu, menekankan pentingnya kualitas dan konsistensi dalam memasarkan produk pertanian.

Dia mengingatkan anak muda Aceh agar tidak takut menghadapi kerugian ketika memulai usaha pertanian.

"Ketika kita takut rugi, artinya kita lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas. Padahal sebenarnya yang membuat konsumen tetap setia membeli produk kita adalah kualitasnya," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya