Berita

Tangkapan layar aksi penganiayaan oleh oknum pesilat di Kediri/Repro

Nusantara

Pasutri Dikeroyok Oknum Pesilat, Istri yang Hamil Diduga Keguguran

SELASA, 02 JULI 2024 | 01:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah video sepasang suami istri dikeroyok oleh sekelompok orang yang diduga berasal dari salah satu perguruan silat di Kediri viral di media sosial.

Hampir semua media sosial yang menayangkan menulis caption, "Pasutri dikeroyok oknum pesilat. Padahal istri sedang hamil."

"Istri alami keguguran," sebut akun media sosial yang lain, yang dikutip RMOLJatim, Senin (1/7).


Seperti akun @faktasuroboyo yang ikut menayangkan video tersebut, dikomentari belasan ribu orang yang tidak terima dengan aksi pengeroyokan.

"Pesilat kok patungan," sindir salah satu netizen.

Dalam video tersebut, terlihat pasangan suami istri yang sedang berboncengan di atas motor dikerumuni sejumlah orang. Beberapa di antaranya bahkan melepaskan pukulan.

Motor pasangan tersebut pun hampir jatuh, namun ada seorang pria yang memegangi motor dari belakang sambil memukul korban perempuan.

Pengeroyokan terus berlangsung hingga korban perempuan ditarik ke luar kerumunan dan tidak lagi terlihat.

Dalam video yang berdurasi sekitar 30 detik itu, terlihat tidak ada pengendara sekitar yang berani menolong. Namun, mereka masih berempati dengan berteriak, "hee sakno sing wedok."

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya