Berita

Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock (kanan) dan Menteri Luar Negeri, Kerjasama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita, dalam konferensi pers Jumat (28/6)/Ist

Dunia

Jerman Dukung Rencana Otonomi Maroko jadi Solusi Konflik Sahara

MINGGU, 30 JUNI 2024 | 16:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jerman mendukung rencana otonomi yang diusulkan Maroko sebagai langkah yang baik dalam menyelesaikan konflik Sahara.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock dalam konferensi pers di Berlin usai bertemu Menteri Luar Negeri, Kerjasama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita, Jumat (28/6).

"Jerman menganggap rencana otonomi Maroko sebagai dasar dan landasan yang sangat baik untuk penyelesaian akhir konflik Sahara Maroko," kata Baerbock dikutip Minggu (30/6).


Dalam kesempatan tersebut, Baerbock menyoroti pentingnya inisiatif otonomi yang diajukan oleh Maroko yang dinilai mampu menciptakan perdamaian di wilayah tersebut.

Baerbock juga menegaskan kembali dukungan negaranya terhadap upaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menemukan solusi politik yang dapat diterima oleh semua pihak yang terlibat dalam konflik Sahara.

Dukungan itu ditegaskan ketika Bourita dan Baerbock mengadakan sesi pertama dialog strategis bilateral yang merupakan tindak lanjut dari deklarasi bersama yang diadopsi saat Baerbock berkunjung ke Maroko pada 25 Agustus 2022 lalu.



Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya