Berita

Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta Bely Bilallusalam/Net

Politik

DPW Jakarta Setuju Muktamar PPP Dipercepat, Usul Digelar di Bali

SABTU, 29 JUNI 2024 | 20:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Desakan Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dipercepat terus bermunculan dari berbagai daerah. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta turut menyuarakan agar muktamar dipercepat tahun 2024.

Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta Bely Bilallusalam menyatakan bahwa muktamar merupakan forum tertinggi sebagai sarana evaluasi partai secara menyeluruh.

Muktamar dipercepat tahun ini 2024 merupakan kebutuhan organisasi yang didasarkan atas hasil pemilu yang diperoleh PPP jauh dari harapan jutaan umat Islam di Indonesia.


“Muktamar dipercepat adalah kebutuhan organisasi, bukan kebutuhan kelompok atau perorangan, apalagi pasca PPP dinyatakan tidak lolos parlemen. Maka evaluasi harus segera dilakukan melalui Muktama,” ujar Bely dalam keterangannya, Sabtu (29/6).

Bely menambahkan bahwa permintaan muktamar dipercepat ini kami dasarkan atas semakin banyaknya aspirasi kader akar rumput yang penting untuk diperhatikan dan direalisasikan.

"Kalau tidak maka saya khawatir PPP akan semakin terpuruk kedepannya karena ditinggalkan oleh basis akar rumput. Jika Mardiono tidak sanggup gelar muktamar tahun ini sebaiknya mundur saja,” tuturnya.

"Untuk itu kami setuju dengan apa yang disampaikan oleh DPW PPP Bali dan kami usulkan Muktamar diselenggarakan di Bali," tandasnya.

Sebelumnya, DPW Bali menyatakan masih ada peluang Muktamar dilaksanakan tahun ini, meskipun sebagian wilayah klaim Muktamar telah diputuskan tahun 2025.

Namun hal itu menurut DPW Bali belum ada keputusan resmi, karena keputusan resmi terkait jadwal Muktamar harus melalui Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya