Berita

Juru bicara PKS, Pipin Sopian/Net

Politik

Pilkada Jakarta 2024

PKS Usung Sohibul Iman Bukan untuk Jegal Anies

SELASA, 25 JUNI 2024 | 15:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah PKS resmi mengusung Mohamad Sohibul Iman untuk Pilgub Jakarta 2024, publik pun mempertanyakan nasib Anies Baswedan. Apakah PKS akan tetap mengusung mantan Gubernur Jakarta itu seperti pada Pilkada 2017 dan Pilpres 2024?

Terkait hal ini, Jurubircara PKS, Pipin Sopian, belum bisa memastikan Anies Baswedan telah dicoret dari nama yang akan didukung oleh PKS di Pilgub Jakarta kali ini.

Pipin menjelaskan, keputusan soal Anies masih menunggu pernyataan dari Presiden PKS Ahmad Syaikhu di Sekolah Kepemimpinan Partai PKS di Grand Sahid Hotel, Selasa (25/6).


"Ya saya ingin, mudah-mudahan, nanti pidato Presiden (PKS) tuh ya akan mengklirkan bahwa nanti bagaimana Pak Anies dan sebagainya," kata Pipin kepada wartawan di lokasi, Selasa (25/6).

Pipin pun menegaskan, langkah PKS mengusung Sohibul Iman bukanlah untuk menjegal Anies. Karena tiap parpol memiliki pertimbangannya sendiri dalam mengusung sosok di Pilgub Jakarta.

Menurut dia, PKS akan mendukung calon yang memiliki peluang untuk menang di Pilgub Jakarta.

"Kami haqul yakin ya bahwa setiap partai itu rasional, siapa yang berpeluang menang tentu kita akan cari pasangan yang paling memungkinkan, jadi bagi kami bukan pesanan ini itu, enggak. Kami punya otoritatif secara independen untuk memastikan siapa yang akan maju," paparnya.

Lebih lanjut, Pipin mengaku PKS tetap membuka peluang untuk membentuk poros koalisi baru pada Pilgub Jakarta.

"Nah itu nanti, saya kira semua peluang itu ada," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya