Berita

Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah/RMOL

Politik

Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp71 Triliun Tak Ganggu Lalu Lintas Fiskal

SELASA, 25 JUNI 2024 | 12:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Program makanan bergizi gratis (MBG) yang dianggarkan Rp71 triliun untuk tahun 2025 pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran dianggap wajar.

Bahkan, Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menilai anggaran Rp71 triliun itu tidak mengganggu lalu lintas fiskal nasional.

"Kalau ini menyangkut hajat hidup orang banyak, walaupun di situ sudah ada bantuan sosial ada subsidi dan kompensasi hampir 500 triliun, bahkan pernah kita mencapai 540 T, dan ini (program MBG) mencapai 570 T menurut saya masih make sense, dan tidak mengganggu fiskal kita," kata Said Abdullah saat ditemui di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (25/6).


Disinggung mengenai defisit anggaran yang akan melebar dengan adanya pos anggaran baru ini, legislator dari Fraksi PDIP ini mengatakan untuk tahun depan masih aman.

"Kalau defisitnya hitungan saya, maksimal pemerintahan awal, perhitungan saya akan disampaikan oleh Bapak Presiden, rangenya 2,29 sampai 2,5 persen lah," katanya.

"Masih terjaga defisit kita," tutup Said Abdullah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya