Berita

Abuumar tiba bersama keluarganya di bandara Guarulhos Sao Paulo/Net

Dunia

Atas Arahan AS, Brasil Usir Anggota Hamas dan Keluarganya

SELASA, 25 JUNI 2024 | 10:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah mendapat arahan dari Amerika Serikat, pemerintah Brasil akhirnya mendeportasi seorang anggota Hamas dan keluarganya dari negara itu pada Senin (24/6).

Menurut laporan kepolisian Brasil, Muslim Abuumar bersama istrinya yang sedang hamil, putra dan ibu mertuanya telah ditahan oleh petugas keamanan saat memasuki bandara Guarulhos Sao Paulo pada Jumat (21/6).

Penangkapan mereka dilatarbelakangi laporan Amerika Serikat yang menyebut bahwa agen Hamas sedang melakukan perjalanan ke Brasil. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata Abuumar memang terlibat dengan Hamas.


"Permintaan itu datang dari Departemen Luar Negeri AS. Terbukti di hadapan hakim bahwa (Abuumar) terlibat sangat dalam dengan Hamas,” bunyi laporan tersebut seperti dimuat AFP.

Setelah melalui proses pengadilan, Abuumar dan keluarga akhirnya diusir kembali ke Palestina menggunakan Qatar Airways menuju Doha dua hari setelah penangkapan.

Berdasarkan perintah yang diajukan oleh pengacara Abuumar, Bruno Henrique de Moura, keluarga Palestina tersebut ditahan oleh polisi Brasil tanpa surat perintah.  Dikatakan bahwa mereka datang mengunjungi saudaranya yang tinggal di Brasil.

Moura menilai deportasi Abuumar bermotif politik dan karena nama Abuumar telah muncul dalam daftar pengawasan teroris pemerintah AS.

"Amerika Serikat menggunakan daftar ini untuk mempersulit aktivis pro-Palestina,” kata Moura

Namun sumber kepolisian Brazil mengatakan Abuumar datang bukan untuk berkunjung melainkan untuk tinggal di Brazil dan menjadi juru bicara Hamas.  

Sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan banyaknya barang bawaan yang dibawanya bersama keluarganya menunjukkan dia berencana untuk tinggal lebih lama.

Abuumar (37 tahun) adalah direktur eksekutif Asia Middle East Center. Istrinya adalah warga Malaysia dan anak-anaknya lahir di Malaysia.

Sumber polisi mengatakan Abuumar pertama kali terbang ke Brazil tahun lalu dan tiba pada 1 Januari. Satu hari setelah Presiden sayap kiri Luiz Inacio Lula da Silva dilantik untuk masa jabatan baru.

Duta Besar Palestina di Brasilia, Ibrahim Al Zeben, mengatakan tidak ada yang secara resmi menghubungi kedutaan mengenai Abuumar.  

“Kami mempercayai kebijakan Brasil,” kata dia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya