Berita

Pemain Belanda Xavi Simons yang dianulir golnya secara kontroversial dalam laga kontra Prancis, Sabtu dinihari (22/6)/Net

Sepak Bola

Bermain Imbang Tanpa Gol, Laga Prancis Vs Belanda Diwarnai Kontroversi

SABTU, 22 JUNI 2024 | 04:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pertandingan Timnas Belanda kontra Prancis di Red Bull Arena (Leipzig Stadium) pada matchday 2 Grup D Euro 2024, Sabtu dini hari (22/6) berlangsung sengit.

Kedua tim berhasil mengamankan peluang lolos ke babak 16 besar setelah bermain imbang 0-0.  
 
Kedua tim papan atas Benua Biru itu terlibat saling menyerang selama 90 menit permainan.
 

 
Tim Ayam Jantan Prancis yang tampil tanpa pemain andalannya Kylian Mbappe lebih mendominasi jalannya pertandingan.
 
Peluang demi peluang belum berhasil membuahkan gol dalam kolaborasi serangan yang dibangun striker Prancis Antoine Griezmann dan N’Golo Kante.
 
Sebaliknya, Tim Oranye Belanda yang dimotori Tijjani Reijnders, Cody Gakpo dan Memphis Depay sesekali mengancam gawang Prancis yang dikawal Mike Maignan.
 
Anak asuhan Ronald Koeman itu berhasil mencetak gol di menit 69 melalui kaki Xavi Simons. Namun sayangnya gol tersebut dianulir wasit, karena Dumfries yang menghalangi pandangan Maignan sudah berdiri dalam posisi offside.
 
Padahal bola sama sekali tak menyentuh Dumfries, sehingga penganuliran menjadi kontroversi yang mewarnai pertandingan ini. Wasit pun tak menggunakan VAR dalam memutuskan anulir gol tersebut.

Kedua tim sama-sama mengoleksi poin 4 setelah sebelumnya sama-sama memperoleh kemenangan. Dalam grup ini, Austria juga membuka peluang lolos ke babak berikutnya setelah berhasil membungkam Polandia dengan skor 3-1.

Sementara Polandia dipastikan tidak lolos setelah menelan dua kali kekalahan. Laga penentu akan berlangsung pada 25 Juni 2024 mendatang.

Belanda akan menghadapi Austria dalam pertarungan hidup mati, sementara Prancis akan melakoni pertandingan pamungkas di fase grup menghadapi Polandia.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya