Berita

Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin/RMOLJabar

Politik

Pj Gubernur Jabar Bakal Sanksi ASN Pelaku Judi Online

RABU, 19 JUNI 2024 | 13:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang kedapatan bermain judi online harus mendapat tindakan tegas.

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Jabar, Bey Machmudin, kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menjaga integritas ASN dalam melayani masyarakat. Sehingga jika ada ASN yang melakukan judi online, pihaknya tidak segan memberikan sanksi.

“Tadi saya tanya Pak (Kepala) BKD, kalau ada pegawai yang terbukti, itu sudah bisa kena sanksi,” kata Bey usai menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Tingkat Jabar 2024, di Gedung Sate, Bandung, Rabu (19/6).


Menurut Bey, maraknya kasus judi online seharusnya dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak. Terlebih perbuatan judi jelas-jelas dilarang agama.

“Intinya, jangan bermain judi. Apapun, online atau apapun. Dari segi agama haram,” tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (19/6).

Bey pun mengimbau masyarakat mencari pekerjaan lain yang halal. Jangan berani-berani masuk dalam lingkaran judi online.

“Lebih baik cari yang halal. Cari pekerjaan yang halal,” imbaunya.

Selain itu, Pemprov Jabar juta siap mendukung terkait Keputusan Presiden (Keppres) 21/2024 tentang Satgas Pemberantasan Perjudian Online.

“Turunan pasti ada, kami sesuaikan. Kalau ada Keppres, di daerah juga kami harus mendukung. Kami siapkan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya