Berita

Jurubicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid/RMOL

Politik

Rupiah Makin Anjlok, Pemerintah Harus Introspeksi

SELASA, 18 JUNI 2024 | 14:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta untuk introspeksi terhadap anjloknya kurs rupiah terhadap dolar AS yang tembus hingga Rp16.398 pada hari ini, Selasa (18/6).

Jurubicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid menjelaskan, ada dua hal yang bisa dilihat dalam anjloknya kurs rupiah saat ini. Pertama adalah masalah struktural ekonomi. Kedua, masalah sentimen terhadap kredibilitas pemerintahan.

“Secara struktural apa? Ya penjelasan ekonomi makro. Tapi juga ada penjelasan terhadap Trust investor terhadap pemerintah saat ini. Nah harus dimasukkan juga variabel itu,” kata Kholid saat ditemui di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (18/6).


Atas dasar itu, Kholid meminta pemerintah untuk introspeksi terhadap pelemahan rupiah yang diakibatkan antara lain oleh kredibilias pemerintah yang buruk.  

“Yang jelas, pemerintah harus introspeksi nih. Kira-kira kenapa investor tidak stay di sini. Bukan menarik (investor) tapi malah kapitalnya keluar, kenapa? Ini harus introspeksi diri. Sehingga membangun kredibilitas,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya