Berita

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) sekaligus Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi/RMOL

Politik

Budi Arie soal Kaesang Nyagub: Tunggu Perkembangan Seminggu ke Depan

SENIN, 10 JUNI 2024 | 16:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) sekaligus Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi merespons peluang Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju di Pilkada Jakarta 2024.

Menkominfo itu mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai maju atau tidaknya putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu di Pilkada Jakarta November mendatang.

“Kita tunggu aja perkembangan dalam seminggu ke depan ya,” kata Budi Arie kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (10/6).


Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep kembali angkat bicara perihal kemungkinan dirinya maju pada Pilkada Jakarta 2024.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu menyatakan bahwa masa pendaftaran Pilkada Jakarta baru akan berakhir pada akhir Agustus mendatang.

Sehingga, dia meminta semua pihak bersabar menunggu keputusan apakah dirinya akan maju atau tidak pada Pilkada Jakarta 2024.

“Kan sudah saya sampaikan tunggu kejutannya nanti di bulan Agustus. Masih lama, pendaftarannya kan masih bulan Agustus, akhir Agustus, sabar,” kata Kaesang kepada wartawan di Kantor DPP PSI, Jakarta, pada Jumat (7/6).

Kaesang Pangarep maju Pilkada DKI Jakarta 2024 santer dibicarakan setelah Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengunggah foto Waketum Gerindra Budisatrio Djiwandono-Kaesang Pangarep for DKI Jakarta.

Bak gayung bersambut, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan Partai Garuda terkait aturan batas minimal usia pencalonan calon gubernur dan wakil gubernur, yaitu berusia 30 tahun.

Pasalnya, Kaesang saat ini berusia 29 tahun dan baru genap 30 tahun di tanggal 25 Desember 2024. Namun berdasarkan Putusan MA Nomor 23 P/HUM/2024, usia calon kepala daerah baru dihitung pada saat calon tersebut dilantik sebagai kepala daerah definitif.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya