Berita

Tokoh Agama atau Rohaniwan Romo Benny Susetyo/Net

Politik

Romo Benny Ingatkan Ormas Keagamaan Tak Paksakan Diri Kelola Tambang

SABTU, 08 JUNI 2024 | 15:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ormas keagamaan diingatkan untuk berhati-hati dalam menerima konsesi tambang dari pemerintah.

Sebab, ada banyak hasil studi menunjukkan bahwa pertambangan hanya menimbulkan kerusakan alam jika pengelolaannya tidak benar.

Demikian disampaikan Tokoh Agama atau Rohaniwan Romo Benny Susetyo dalam diskusi Polemik bertajuk “Ormas Agama Urus Tambang Buat Apa?” yang disiarkan secara daring Sabtu (8/6).


“Dari hasil-hasil penelitian itu memang banyak tambang tidak memberi manfaat, karena tata kelola yang buruk,” kata Romo Benny.

Pengelolaan tambang yang buruk itu, kata Romo Benny, terjadi karena pada praktiknya tidak ada political will dan kewajiban memperbaharui sumber daya alam (SDA) setelah aktivitas pertambangan usai.

“Kita lihat di Kalsel, wah lubangnya luar biasa setelah batubara tidak ada ditimbun kembali, tidak ada penanganan yang baik karena kontrolnya tidak ada,” katanya.

Atas dasar itu, ia berpandangan bahwa ormas keagamaannya sedianya pandai mengukur diri dalam mengambil keputusan menerima konsesi tambang dari pemerintah. Meskipun, pihaknya tetap menghormati mekanisme organisasi di masing-masing ormas keagamaan yang ada.  

“Kalau saya berpendapat, memang itu pilihan ya setiap organisasi mengukur dirinya, kemampuannya apakah dia mampu atau tidak itu pilihan. Tapi tidak boleh juga dipaksa,” demikian Romo Benny.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya