Berita

Pelatihan pembuatan pupuk organik di Deli Serdang, Sumatera Utara/Ist

Nusantara

Pupuk Kerap Langka, Petani Deli Serdang Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Puluhan petani di Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, mengikuti pembekalan dan pelatihan dalam pembuatan pupuk organik. Kegiatan ini digelar di Ballroom Pancur Gading, Hotel and Resort, Pancurbatu, Deli Serdang, Kamis (6/6)

Camat Gunung Meriah, Budiman Sembiring mengatakan pelatihan ini untuk menambah kemampuan para petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk. Sebab, saat ini kelangkaan pupuk menjadi salah satu persoalan yang banyak dialami petani.

"Bisa dikatakan, hampir 95 persen masyarakat Gunung Meriah adalah petani atau buruh tanam. Sebagian besar masyarakat kita ini menggantungkan hidup dari pertanian. Jadi, petani perlu tahu buat pupuk sendiri yang diolah dari bahan-bahan yang mudah didapatkan di sekitar kita,” ujar Sembiring seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOLSumut.


Tidak hanya berbiaya murah, pupuk organik juga dapat diandalkan jika terjadi kelangkaan pupuk dipasaran.

“Jangan sampai saat pupuk sulit didapat, tanaman tidak di pupuk. Karena itu, petani di masa sekarang harus cerdas mencari solusi, salah satunya dengan membuat pupuk organik secara mandiri,” tambah Sembiring.  

Sembiring juga mengatakan, petani adalah garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan demikian, para petani dituntut cerdas menyiasati berbagai persoalan, baik membuat pupuk pengganti, antisipasi hama, maupun pemanfaatan lahan sempit untuk mendapatkan hasil maksimal.

“Pelatihan ini juga untuk membekali para petani, terkait dengan ketahanan pangan nasional. Petani ini sebenarnya menjadi ujung tombak ketahanan pangan,” sebut Sembiring.

Kegiatan pelatihan bertajuk “Pembekalan Masyarakat Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Desa Tahun 2024” ini berlangsung selama 3 hari sejak 5 sampai 7 Juni 2024, yang diikuti 36 perwakilan petani dari 12 desa di Kecamatan Gunung Meriah, Deli Serdang.

Dalam kesempatan itu, pemateri Hafiz Fadillah membekali para peserta tahapan-tahapan membuat pupuk organik padat dan cair, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada dilingkungan sekitar.

“Selama ini, tidak sedikit masyarakat petani yang enggan memanfaatkan beberapa bahan dasar pupuk organik. Setelah dapat pembekalan, kita berharap, peserta dapat mengolah kompos sendiri. Biayanya murah dan manfaatnya luar biasa untuk kesuburan tanaman,” sebut Hafiz.

Praktisi pupuk organik ini juga menyebutkan, kelangkaan pupuk bersubsidi tidak lagi menjadi kendala serius bagi masyarakat petani di masa mendatang.

“Selain itu, pupuk organik jauh lebih sehat, karena diolah dari bahan alami dan tidak berdampak bagi kesehatan,” tutup Hafiz.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya