Berita

Ilustrasi: Peristiwa Lapangan Tiananmen 1989

Dunia

Kongres Uighur Dunia: Kami Menghormati Korban dalam Pembantaian Tiananmen

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 16:08 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kongres Uighur Dunia (KUD) ikut memperingati peristiwaTiananmen di China yang terjadi 35 tahun lalu. Peristiwa Tiananmen merujuk pada demonstrasi besar-besaran yang dilakukan mahasiswa China mendesak demokratisasi di negeri panda. Demonstrasi berlangsung dari 15 April hingga dibubarkan paksa dengan kekerasan pada 4 Juni 1989.

Di akun X miliknya, Kongres Uighur Dunia menulis mereka menghormati kenangan korban yang kehilangan nyawa dalam perjuangan untuk kebebasan, demokrasi, dan hak asasi manusia.

“Peristiwa seperti Pembantaian Lapangan Tiananmen menjadi preseden berbahaya yang semakin mengikis kebebasan berpendapat dan berkumpul di seluruh Tiongkok,” tulis KUD.


Ditambahkan, “Pemerintah Tiongkok tidak akan ragu untuk menekan dengan kekerasan demonstrasi damai yang mengadvokasi hak-hak demokrasi."

KUD juga menyoroti implikasi global dari rezim represif Tiongkok, dan memperingatkan ancaman yang ditimbulkannya terhadap stabilitas internasional dan tatanan berbasis aturan.

Peristiwa pembantaian di Lapangan Tiananmen tetap menjadi momen penting dalam sejarah modern Tiongkok dan menjadi pengingat akan pengorbanan perjuangan demokrasi dan hak asasi manusia.

Di Kanada, Canadian Friends of Hong Kong menyelenggarakan acara peringatan di North York, Ontario, di mana lebih dari 1.000 orang berkumpul di Mel Lastman Square. Para peserta mengutuk penganiayaan politik yang sedang berlangsung di Beijing dan penindasan brutal terhadap demokrasi di Hong Kong.

Dalam sebuah postingan di X, Canadian Friends of Hong Kong menyatakan, "Lebih dari 1.000 orang berkumpul di Mel Lastman Square di North York, Ontario untuk memperingati 35 tahun Pembantaian #Tiananmen Square dan mengutuk penganiayaan politik yang dilakukan Beijing dan penindasan brutal terhadap demokrasi di HongKong ."

Sementara itu, acara peringatan berlangsung di Monumen Scott yang ikonik di Edinburgh, Skotlandia. Para peserta berkumpul untuk menghormati para korban dan merefleksikan perjuangan berkelanjutan untuk demokrasi dan hak asasi manusia di Tiongkok.

Acara ini menggarisbawahi resonansi global atas Pembantaian Lapangan Tiananmen dan solidaritas komunitas internasional dalam mengenang mereka yang kehilangan nyawa. Selain acara-acara ini, berbagai peringatan lainnya diadakan di seluruh dunia, termasuk acara peringatan, upacara peringatan, dan diskusi publik yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pembantaian tersebut dan dampak jangka panjangnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya