Berita

BPKH Limited saat mendistribusikan 76 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi/Ist

Bisnis

BPKH Limited Distribusikan 76 Ton Bumbu Khas Indonesia untuk Jemaah di Arab Saudi

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 14:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Anak perusahaan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), BPKH Limited, mengirimkan 76 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi.

Pengiriman itu diluncurkan dalam program Quick Win Project untuk meningkatkan layanan haji dan umrah bagi jemaah Indonesia yang tengah menjalani ibadah di Tanah Suci.

Direktur BPKH Limited Sidiq Haryono mengatakan bumbu tersebut telah didistribusikan ke seluruh katering di Madinah dan Makkah.


"Hitungan kita total kebutuhannya adalah 300 ton tetapi karena memang kesempatan yang ada - mengingat teknikal administrasi - alhamdulillah kita bisa paling tidak sudah mengirim sebesar 76 ton, atau kurang lebih 25 persen TKDN bumbu itu sudah dikandungi dari Indonesia," ujar Direktur BPKH Limited Sidiq Haryono, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/6).

Berdasarkan keterangan Sidiq, proyek ini juga merupakan bagian dari program Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di mana pengadaan barang atau jasa harus bersumber dari dalam negeri.

"Ini adalah program TKDN, sebagai program tingkat kandungan dalam negeri yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi," katanya.

Proyek ini, kata Sidiq menandai komitmen serius dari BPKH Limited yang berupaya meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji.

"Insya Allah tahun ini juga menjadi tahun pertama BPKH Limited hadir secara serius dan saat ini kami juga sudah memiliki head office yang ada di Bus Mawasim berlokasi di daerah Mekah," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya