Berita

CEO SpaceX Elon Musk/Net

Politik

Starlink Masuk, Provider Dalam Negeri Harus Dilindungi

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 08:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perlindungan bagi provider dalam negeri harus jadi prioritas pemerintah, terkait masuknya Starlink yang jelas-jelas head to head dengan provider dalam negeri.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, berpendapat, Starlink sebagai investor adalah cara main pendek pemerintah untuk menarik uang.

Sehingga, prosedur perizinan harus dilalui dan keberadaan kantor perwakilan dan network operation center (NOC) tidak mudah. Sudah jadi rahasia umum jika birokrasi di Indonesia sangat prosedural dan rumit.


"Masuknya Starlink juga jadi tantangan bagi provider dalam negeri. Tentunya perlindungan bagi provider dalam negeri harus jadi prioritas. Jangan sampai karena kebutuhan investasi dan keuangan, tapi mengorbankan provider dalam negeri," kata Hari kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/6).

Dia juga meyakini, keberadaan Starlink di Indonesia membawa keuntungan bagi personal atau kelompok yang membawanya, serta tidak murni memberikan kontribusi kepada pemerintah.

"Semestinya pemerintah mengembangkan provider dalam negeri. Namun sama-sama kita tahu, provider lokal sering menjadi bancakan korupsi. Bisa saja kehadiran Starlink menjadi penyemangat agar provider lokal semakin gigih memperbaiki diri," pungkas Hari.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya