Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) didampingi Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat memantau Pasar Tagog Padalarang di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (1/6)/Ist

Bisnis

Zulhas Pastikan Stok dan Harga Bapok Stabil Jelang Iduladha

SENIN, 03 JUNI 2024 | 00:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Jelang Iduladha 1445 H, stok barang kebutuhan pokok (bapok), termasuk daging banyak tersedia. Selain itu, harga bapok juga terpantau stabil.
 
Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) saat memantau Pasar Tagog Padalarang di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (1/6).

Turut hadir pada kegiatan ini, yaitu Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan, yaitu Plt. Sekretaris Jenderal Suhanto dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim.
 

 
"Menjelang Iduladha, daging dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya banyak tersedia. Harga juga terkendali," ungkap Zulhas dalam keterangannya, Minggu (2/6).
 
Secara umum, harga barang kebutuhan pokok di Pasar Tagog Padalarang dibandingkan seminggu lalu cenderung stabil.

Hasil pantauan menunjukkan harga cabai merah keriting Rp40.000/kg, cabe merah besar Rp45.000/kg, cabe rawit merah Rp55.000/kg, bawang putih kating Rp40.000/kg, dan bawang merah Rp40.000/kg.

Selain itu, beras medium stabil dengan harga Rp12.500/kg--Rp14.000/kg, beras SPHP Rp12.500/kg, gula pasir Rp17.500/kg, minyak goreng curah Rp15.000/liter, MINYAKITA Rp16.000/liter, minyak goreng premium Rp17.500/liter (merk sovia), tepung terigu Rp13.000/kg, daging sapi Rp140.000/kg, daging ayam ras Rp34.000/kg--Rp35.000/kg, dan telur ayam ras Rp28.000/kg--Rp29.000/kg.
 
"Jadi, harga-harga di sini bagus, sangat bagus, bahkan di bawah rata-rata yang sudah kita tentukan," jelasnya.
 
Salah satu pedagang di Pasar Tagog, Faridil, juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, harga bapok saat ini stabil.

"Harga bapok standar sekarang, stabil. Harga cabai hijau keriting Rp20.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, dan bawang putih Rp40.000/kg. Pembeli juga masih banyak, Alhamdulillah," katanya.
 
Setelah melakukan pemantauan bapok, Mendag Zulkifli Hasan membagikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Tagog Padalarang. Sebanyak 200 kemasan beras 5 kg diberikan gratis kepada masyarakat sekitar yang sedang berbelanja di Pasar Tagog Padalarang.
 
Pasar Tagog Padalarang memiliki 4 lantai. Lantai 1 berisi komoditas basah dan sayuran, lantai 2 berisi sembako, dan lantai 3 berisi pakaian. Pasar Tagog Padalarang beroperasi pukul 01.00-16.00 WIB.
 
Pada hari yang sama, Mendag juga membuka Rapat Koordinasi Nasional Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) di Bandung, Jawa Barat.

Dalam acara ini, Mendag Zulhas memberikan motivasi agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan terus berkembang.

"Kita bersyukur tahun ini perkembangan ekonomi Indonesia lebih bagus dari tahun kemarin. Ini momentum UMKM untuk lebih baik, lebih maju, lebih berkembang lagi karena tahun ini lebih mudah dibanding tahun lalu," terangnya.
 
Selama 2023, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,05 persen. Selain itu, inflasi juga terjaga di kisaran 2,61 persen. Di sisi lain, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD 36,91 miliar dan mengalami tren surplus perdagangan selama 48 bulan berturut-turut, dari bulan Mei 2020 sampai dengan April 2024.
 
Ketua Umum PAN itu juga mengajak pelaku UMKM terus berkembang dengan meningkatkan kapasitas untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

"Kalau ingin maju, kita harus berubah, mesti dilatih, dibiasakan. Melalui HPN kita belajar, mulai praktik, sehingga dalam beberapa tahun ke depan mental kewirausahaan berkembang. Kita jangan mau ketinggalan," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya