Berita

PT Mandom Indonesia/Net

Bisnis

Laba Bersih Melesat, Mandom Indonesia Bagikan Dividen Rp37,8 miliar

KAMIS, 30 MEI 2024 | 10:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen dan distributor skin care, PT Mandom Indonesia Tbk. (TCID), akan membagikan dividen tunai kepada daftar Pemegang Saham (DPS).

Manajemen dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kamis (30/5) mengatakan, TCID akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2023 sesuai dengan keputusan RUPST yang digelar pada tanggal 28 Mei 2024, sebesar Rp37,8 miliar atau Rp94 per saham.

"Dividen tunai yang dibagikan oleh perseroan setara 99,1 persen dari laba bersih tahun buku 2024," kata manajemen.


Dividen tunai akan diberikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat saat recording date pada 7 Juni 2024. Pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 25 Juni 2024.

TCID mencetak laba bersih sebesar Rp38,12 miliar pada tahun buku 2024. Laba bersih perseroan tumbuh 106 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) atau dari tahun buku sebelumnya.

Hingga periode 31 Desember 2023, perseroan membukukan jumlah liabilitas mencapai Rp505,77 miliar, atau turun dari jumlah liabilitas sebesar Rp525,87 miliar pada periode 31 Desember 2022.

Saat ini sebanyak 65,23 persen saham TCID dikendalikan oleh Mandom Corporation, Jepang. PT Asia Jaya Paramita memiliki 11,37 persen saham, PT Asia Paramita Indah 1,62 persen, investor publik 21,64 persen, dan sisanya dimiliki oleh sejumlah direktur dan komisaris perseroan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya