Berita

Potongan gambar dari video di media sosial yang menunjukkan penduduk setempat mengeluarkan jenazah yang terkubur di bawah batu dan pohon di desa terpencil Kaokalam di provinsi Enga, Papua Nugini, pada Jumat, 24 Mei 2024/Net

Global

Indonesia Berduka atas Musibah Tanah Longsor di Papua Nugini

MINGGU, 26 MEI 2024 | 10:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Simpati dan duka cita disampaikan Indonesia terhadap ratusan korban yang terdampak tanah longsor di provinsi Enga, Papua Nugini (PNG)

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X pada Sabtu (25/5), Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan pernyataan belasungkawa atas musibah di PNG.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan simpati dan belasungkawa atas musibah tanah longsor yang menimpa ratusan warga di provinsi Enga, Papua Nugini," bunyi pernyataan tersebut.


Kemlu RI juga berharap agar para korban yang masih hilang bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat.

"Teriring doa agar mereka yang belum ditemukan diberikan keselamatan dan proses evakuasi dan pemulihan berjalan lancar," tambahnya.

Diperkirakan, lebih dari 300 orang dan lebih dari 1.100 rumah terkubur tanah longsor besar di desa Kaokalam, Provinsi Enga, bagian utara Papua Nugini pada Jumat (24/5).

Mengutip Australian Broadcasting Corp (ABC), kejadian itu berlangsung sekitar pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

Video di media sosial menunjukkan penduduk setempat mengeluarkan jenazah yang terkubur di bawah batu dan pohon.

Perdana Menteri James Marape mengatakan personel bencana, Angkatan Pertahanan dan Departemen Pekerjaan dan Jalan Raya telah dikerahkan untuk upaya penyelamatan dan pemulihan lokasi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya