Berita

Prabowo Subianto bersama presenter salah satu televisi swasta/Ist

Politik

UKT Perguruan Tinggi Harus Minim, Prabowo: Kita Akan Hitung

KAMIS, 23 MEI 2024 | 08:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden terpilih Prabowo Subianto bertekad meringankan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk perguruan tinggi negeri. Karena itu, begitu dilantik, dia akan bekerja keras mewujudkan keinginan itu.

Tekad itu disampaikan Prabowo saat wawancara eksklusif dengan salah satu televisi swasta, bertajuk "Prabowo Subianto Berbicara untuk Indonesia", Rabu malam (22/5).

"Apalagi universitas negeri yang dibangun dari uang rakyat (APBN) harusnya jangan tinggi, kalau bisa minim atau gratis. Ini kita harus hitung dan bekerja keras untuk itu,” kata Prabowo.


Menteri Pertahanan RI itu juga menyoroti bagaimana sistem di dunia pendidikan berubah secara drastis pasca Orde Baru, di mana dunia pendidikan menjadi industri, menganut nilai kapitalisme.

"Jadi berpikirnya semua itu bisa menjadi market, padahal public goods, kewajiban sosial yang harus dilakukan negara," tegasnya.

Ke depan, dengan perubahan zaman yang terus berkembang dan seiring berkesinambungan, Prabowo memastikan pemerintahannya akan mencari cara meningkatkan perbaikan dalam dunia pendidikan.

Salah satu program yang diharapkan membantu menambah penghasilan negara secara signifikan adalah hilirisasi industri yang dicanangkan Presiden Jokowi selama ini.

“Tentunya kita harus hilirisasi, agar dapat nilai tambah dan memperbaiki pendidikan kita,” ujarnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya