Berita

Anggota Komisi V DPR Fraksi Partai NasDem, Syarief Abdullah Alkadrie/Ist

Politik

Larangan Study Tour Pelajar Tidak Tepat

RABU, 22 MEI 2024 | 11:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Merebaknya larangan study tour pelajar di sejumlah daerah dinilai anggota Komisi V DPR, Syarief Abdullah Alkadrie, tidak tepat.

Seperti diketahui, larangan mengemuka, menyusul kecelakaan Bus Putera Fajar yang mengangkut rombongan pelajar dan guru SMK Lingga Kencana Depok, di Subang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Menurut legislator Partai Nasdem itu, larangan seperti itu tidak menyelesaikan masalah inti, dan justru berdampak negatif terhadap sektor lain.


"Kalau rem mobil blong kan bukan salah dia (sopir). Pemiliknya yang tidak cek, kenapa tidak dicek? Ya mungkin karena pengawasannya kurang ketat," tegas Syarief, lewat keterangan resmi, di Jakarta, Rabu (22/5).

Dia mengibaratkan peristiwa itu seperti saat ada nyamuk, yang dibakar kelambunya. Padahal itu justru membuat rumah hangus terbakar.

Karena itu, dia mendesak instansi terkait segera menginvestigasi kecelakaan yang ada secara menyeluruh.

"Jadi bukan hanya sopirnya yang dianggap lalai dan akhirnya dipidana, tetapi harus dilihat kenapa musibah itu sampai terjadi. Kalau memang ada kesalahan perusahaan, cabut izinnya, beri sanksi hukum yang setimpal," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya