Berita

Hasto Kristiyanto satu meja dengan Rocky Gerung dkk/Ist

Politik

Hasto Puji Sikap Kritis Rocky Gerung ke Jokowi

SELASA, 21 MEI 2024 | 08:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ada momen menarik dan jarang terjadi pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional, yakni saat Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, satu meja dengan Rocky Gerung, dalam diskusi yang diprakarsai Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Selain Hasto dan Rocky, hadir juga Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, dan aktivis senior Syahganda Nainggolan. Momen kebersamaan mereka terbilang langka, karena sebelum-sebelumnya mereka beda haluan dengan PDIP.

Diskusi itu bertajuk “Harkitnas: Nasionalisme, Solidaritas Global, dan Arah Generasi”, digelar di Kawasan Jakarta Selatan, Senin sore (20/5).


Pada kesempatan itu, Hasto mengkritik keras kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Harkitnas dikatakan kemunduran nasional, sehingga ada aliansi mundur, mewakili Indonesia Maju. Dalam perspektif sekarang, ada beberapa hal yang perlu kita kritisi, menjawab pemerintahan," tegas Hasto.

Dia juga menyinggung pentingnya masalah budi pekerti. Menurutnya, di akhir kepemimpinan Jokowi, budi pekerti yang menjadi inti kebangkitan nasional tidak lagi penting, karena telah digantikan nepotisme.

Pada bagian lain Hasto memuji Rocky Gerung yang konsisten mengkritisi pemerintahan saat ini, seolah lebih tahu sifat Jokowi yang tidak baik.

“Budi pekerti yang jadi core values dari kebangkitan nasional digantikan dengan nepotisme. Saya banyak bicara dengan Rocky akhir-akhir ini, kok bisa karakter Pak Jokowi seperti itu, kan dia selalu dikritisi,” kata Hasto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya