Berita

Politikus Gerindra Aceh, Safaruddin/Istimewa

Politik

Safaruddin Akui Belum Dapat Perintah Prabowo untuk Jadi Cawagub Aceh

SELASA, 21 MEI 2024 | 05:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin, menegaskan hingga kini belum ada perintah dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk mendampingi Muzakir Manaf alias Mualem maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Aceh 2024.

"Sejauh ini belum ada perintah (dari Prabowo untuk mencalonkan diri dampingi Mualem) dan saya ikut manut untuk pulang kampung," kata Safaruddin, diwartakan Kantor Berita RMOLAceh, Senin (20/5).

Menurut Safaruddin, saat ini dirinya sedang fokus pada pencalonan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).


"Saya mendaftar sebagai calon Bupati Aceh Barat Daya. Kecuali ada keputusan berubah, kalau Allah berkehendak dan kalau Pak Prabowo yang perintahkan (siap maju Pilgub Aceh)," tuturnya.

Dia pun  berterima kasih kepada Partai Aceh (PA) yang sudah memberi ruang kepada dirinya, sehingga ikut dibicarakan dalam kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada 2024.

Sementara itu, Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri, membenarkan Safaruddin sudah mendaftar ke DPP PA sebagai Bacabup Abdya.

"Tadi yang jelas Pak Safaruddin mendaftar sebagai calon Bupati Abdya," ujar Safaruddin.

Menurut Nurzahri, siapa saja boleh mengajukan diri sebagai calon Wakil Gubernur Aceh mendampingi Mualem dalam Pilgub Aceh 2024.

"Terkait dengan Safaruddin, beliau yang bisa menjawab, kalau kami siap-siap saja dan tidak ada larangan dan paksaan," kata dia.

"Kalau sebagai calon wakil gubernur (Safaruddin) sosok yang paling kami tunggu pendaftarannya karena sudah duluan beredar di media," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya