Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sekarang Pesan Tiket Bus DAMRI Bisa melalui Aplikasi CITILINK

JUMAT, 17 MEI 2024 | 17:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

DAMRI berupaya menjajaki beragam peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan keberlanjutan bisnis. Salah satu upaya untuk mewujudkan pengembangan ini adalah melakukan integrasi dengan Citilink.

Masyarakat dapat melanjutkan perjalanan dari Citilink ke titik tujuan akhir bersama DAMRI mulai 13 Mei 2024.

"DAMRI bersinergi dengan Citilink dalam menyediakan akses pembelian tiket DAMRI di aplikasi betterFly Citilink," jelas Corporate Secretary DAMRI Chrystian R. M. Pohan, dikutip Jumat (17/5).


Melalui kerja sama ini mendorong kemudahan bagi masyarakat dalam memanfaatkan transportasi publik.

Masyarakat dapat dengan mudah terhubung dari perjalanan udara ke darat di wilayah Bangka Belitung, Bali, Banten, Bengkulu, D. I. Yogyakarta, DKI Jakarta.

Selanjutnya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, NTB, NTT, Papua, Riau, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Langkah strategis ini menunjukkan komitmen DAMRI dalam menyediakan layanan antarmoda yang mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.

Pembelian tiket bus DAMRI melalui aplikasi mobile betterFly Citilink dengan cara sebagai berikut:

Buka aplikasi mobile Citilink
Pilih ikon DAMRI pada kategori produk lain
Pilih lokasi asal, lokasi tujuan, tanggal keberangkatan dan jumlah penumpang
Isi detail kontak penumpang
Pilih metode pembayaran yang tersedia
Lakukan pembayaran sebelum batas waktu yang ditentukan
e-tiketDAMRI akan dikirimkan melalui email

Tunjukkan e-tiket DAMRI kepada petugas bus DAMRI di titik keberangkatan sebagai verifikasi pemesanan tiket bus.
Pembelian tiket bus DAMRI melalui aplikasi mobile betterFly Citilink ini tersedia di hampir seluruh provinsi di Indonesia, di antaranya adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Papua.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya