Berita

YouTuber Ria Ricis memberikan bantuan alat belajar untuk SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta/Ist

Hiburan

Dengar Berita, Ria Ricis Ikutan Sumbang Alat Belajar ke SLB-A Jakarta

SELASA, 14 MEI 2024 | 22:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ramainya pemberitaan hibah alat belajar siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) yang sempat tertahan di Bea Cukai ternyata membuat publik ikut tergerak. Salah satunya dilakukan YouTuber Indonesia, Ria Yunita atau dikenal Ria Ricis.

YouTuber dengan pengikut 45,3 juta ini tergerak memberikan bantuan alat belajar kepada siswa dan siswi di sekolah SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta. Bantuan tersebut diberikan langsung ke pihak sekolah di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (14/5).

Bantuan tersebut berupa 80 tongkat lipat sensor bagi tunanetra dan 5 buah komputer untuk menunjang proses belajar mengajar.


"Hari ini kami kasih hadiah ke teman-teman karena aku salah satunya suka anak-anak kecil. Karena di sana ada anak-anak TK (Taman Kanak-Kanak) juga," kata Ria Ricis di lokasi.

Selain karena menyukai anak kecil, aksi sosialnya itu diakui karena mendengar kabar alat belajar sekolah SLB-A tersebut sempat ditahan pihak Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta.

"Semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah untuk kita semua. Semoga kita bisa menjalin tali silaturahmi sampai kapan pun," ucapnya.

Tidak hanya di SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta, ia pun berharap aksi serupa dilanjutkan ke SLB lainnya.

"Kebetulan ini baru pertama kali main di sekolah SLB Jakarta. Mudah-mudahan ada beberapa titik lagi yang akan kita datangi. Insyaallah," tutupnya.

Sementara itu, bantuan diterima langsung oleh Kepala SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta, Dedeh Kurniasih. Ia merasa bersyukur, di balik insiden penahanan bantuan beberapa waktu lalu justru membuat masyarakat berempati.

"Kami mengucapkan terima kasih karena sudah peduli dan sudah berempati. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa dampak positif bagi kita semua, khususnya SLB-A Pembina Tingkat Nasional," harapnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya