Berita

Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI)/Net

Politik

Kejagung Diminta Segera Tahan Hendry Lie

KAMIS, 09 MEI 2024 | 12:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta tidak pandang bulu menegakkan hukum di kasus korupsi tata niaga timah IUP PT Timah Tbk (TINS). Salah satunya dengan melakukan penahanan terhadap tersangka Hendry Lie.

Anggota Komisi III DPR, Muhammad Syafii mengatakan, penahanan bos Sriwijaya Air itu akan menjadi cerminan ketegasan Kejagung dalam menjalankan tugasnya.

"Saya kira Jaksa Agung harus tegas kepada semua yang melakukan penyimpangan. Jaksa Agung harus adil, tidak tebang pilih" kata sosok yang akrab disapa Romo Syafii ini kepada wartawan, Kamis (9/5).


Hendry Lie telah ditetapkan sebagai tersangka pada 26 April 2024. Namun berbeda dengan para tersangka lain, hingga kini ia belum ditahan.

Dalam perkara tersebut, Hendry Lie diduga berperan dalam pengondisian pembiayaan kerja sama penyewaan alat proses peleburan timah sebagai bungkus aktivitas kegiatan pengambilan timah dari IUP PT Timah Tbk dengan membentuk perusahaan boneka, CV BPR dan CV SMS.

Hendry Lie ditetapkan tersangka dalam kapasitasnya sebagai penerima manfaat (beneficial owner) PT Tinindo Inter Nusa (PT TIN).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya