Berita

Polisi menangkap pengunjuk rasa pro-Palestina selama demonstrasi di dekat Metropolitan Museum of Art di Upper East Side Manhattan pada Senin, 6 Mei 2024/Net

Global

27 Demonstran Pro-Palestina Ditangkap di Met Gala 2024

RABU, 08 MEI 2024 | 15:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi protes para pendukung Palestina di Amerika Serikat terus meluas, bahkan acara amal fesyen terbesar seperti Met Gala juga menjadi sasarannya.

Mengutip New York Daily News pada Rabu (8/5), aksi protes itu dimulai sekitar jam 4 sore hari Senin (6/5) di mana massa dari Universitas Columbia, Universitas New York dan Hunter College bergerak bersama menuju Met Gala yang berlokasi di Metropolitan Museum of Art di Upper East Side Manhattan.

Namun Kepolisian New York (NYPD) berhasil menghentikan langkah pengunjuk rasa dengan membangun barikade di jalan yang jaraknya sekitar satu blok jauhnya dari museum.


Para demonstran terpecah menjadi empat kelompok kecil saat mereka mencari cara untuk melewati barikade polisi.

Salah satu kelompok berbaris menyusuri Fifth Ave. ke E. 67th St. di mana mereka menemukan 107th Infantry Memorial, monumen yang ditujukan untuk menghormati anggota infanteri yang tewas dalam Perang Dunia I.

Reporter dari Daily News menyaksikkan para pengunjuk rasa membakar bendera Amerika dan menyemprotkan cat dengan tulisan "Gaza" dan “bebaskan Palestina” di seluruh tugu peringatan perunggu yang besar tersebut.

Tidak ada demonstran yang ditangkap di tugu 107th Infantry Memorial, karena polisi tidak dikerahkan di sana.

Rombongan melanjutkan perjalanan ke Fifth Ave. hingga E. 59th St. di mana mereka menghancurkan Monumen Jenderal William Tecumseh Sherman di sudut tenggara Central Park.

Para pengunjuk rasa menggantungkan bendera Palestina dan merusak patung itu dengan cat semprot dan stiker. Polisi mengepung tugu peringatan tersebut untuk mencegah kelompok tersebut melakukan kerusakan lebih lanjut.

Akibat kerusuhan itu, NYPD melaporkan bahwa pihaknya telah menangkap 27 demonstran pro-Palestina karena dinilai mengganggu ketertiban.

Salah satu demonstran perempuan bernama Leila Nouri (21 tahun) sempat melawan petugas saat ditangkap di dekat Madison Ave. dan E. 80th St.

Lima orang lainnya yang ditangkap di lokasi kejadian diberi surat panggilan pengadilan karena diduga melakukan pelanggaran pidana.

Sementara 21 tersangka lainnya mendapat surat panggilan karena melakukan perbuatan tidak tertib.

Wali Kota New York, Eric Adams mengecam tindakan vandalisme yang dilakukan para demonstran.

“Hati saya ada di kota ini dan di negara ini dan saya tidak akan berdiam diri sementara orang-orang menodai tugu peringatan mereka yang memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia,” tegasnya.

New York menawarkan hadiah 15.000 dolar AS kepada siapa saja yang dapat membantu melacak para pengacau yang merusak monumen Perang Dunia I.

Dari hadiah tersebut, 5.000 dolarnya akan berasal dari uang pribadi Walikota Adams.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya