Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Dibuka Melemah Rp16.095 per Dolar AS Jelang Rilis Cadangan Devisa RI

RABU, 08 MEI 2024 | 12:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang rilis data cadangan devisa Indonesia di kuartal I 2024 ini, nilai tukar (kurs) rupiah dibuka melemah ke level Rp16.095 per dolar AS pada Rabu (8/5).

Mata uang rupiah itu terpantau minus  0,31 persen atau 49 poin dari perdagangan sebelumnya.

Menurut analis pasar uang Lukman Leong, investor secara cermat sedang menunggu cadangan devisa RI yang akan dirilis hari ini.


"Investor menantikan data cadangan devisa Indonesia siang ini," kata Lukman dalam analisisnya.

Ia pun memprediksi bahwa rupiah akan melanjutkan tren pelemahannya karena dolar AS yang melanjutkan rebound atau penguatannya kembali setelah pernyataan hawkish dari pejabat The Fed.

Berdasarkan sentimen di atas, ia pun memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.000 sampai Rp16.150 per dolar AS pada sore ini.

Di sisi lain, pada perdagangan hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau kompak melemah. Seperti won Korea Selatan yang tercatat menurun 0,06 persen, peso Filipina 0,02 persen, dan ringgit Malaysia 0,07 persen.

Sedangkan dolar Singapura melemah 0,01 persen, dolar Hong Kong 0,01 persen, yen Jepang 0,07 persen, baht Thailand yang ambruk 0,23 persen.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya