Berita

Hujan deras pada Senin malam (6/5) membuat sejumlah wilayah di OKU terendam banjir/RMOLSumsel

Nusantara

Banjir di OKU Lumpuhkan Aktivitas Warga

SELASA, 07 MEI 2024 | 14:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten OKU pada Senin malam (6/5), menyebabkan banjir di sejumlah desa.

Pantauan Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (7/5), banjir telah menggenangi beberapa ruas jalan dan pemukiman warga dengan tinggi yang bervariasi, mulai setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa.

Akibatnya, aktivitas sehari-hari warga menjadi terganggu dan sebagian besar terpaksa melakukan pembersihan di dalam rumah.


Beberapa titik yang tergenang banjir di Kabupaten OKU yakni Kelurahan Tanjung Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Kecamatan Baturaja Barat, Jalan Lintas Tanjung Karangan. Lalu, di kawasan Kelurahan Kemala Raja, Kecamatan Baturaja Timur, dan beberapa wilayah lainnya dalam Kabupaten OKU.

Heri (53), warga Kelurahan Kemala Raja mengatakan, banjir kali ini selain disebabkan hujan lebat juga dipicu oleh luapan Sungai Ogan.

“Memang tadi malam hujan deras, ditambah Sungai Ogan meluap, sehingga menyebabkan banjir di mana-mana. Pagi ini saya terpaksa tidak kerja karena rumah saya dan warga di sini kebanjiran,” katanya.

Di lokasi berbeda, Eko (35), warga Desa Lubuk Batang, Kecamatan Lubuk Batang menuturkan, hampir sebagian besar rumah warga di desanya terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa.

“Banjir kali ini sepertinya lumayan besar. Ini air luapan dari Sungai Ogan. Jika hujan tadi malam terus berlangsung sampai pagi ini, bisa-bisa jalan poros di desa kami juga terendam,” tuturnya.

Dia berharap, pihak pemerintah terkait dapat secepatnya turun membantu warga yang terkena musibah kebanjiran dan melakukan penanggulangan agar air dapat segera surut.

“Lihat saja rumah-rumah warga di sini hampir semuanya terendam banjir. Kami tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa menunggu air surut,” ujarnya.

Terpisah, Yogi (33), warga Jalan Pancur, Kelurahan Tanjung Baru mengatakan, ruas jalan di depan usaha bengkel miliknya juga terendam air hingga hampir setinggi pinggang orang dewasa.

“Setiap banjir, jalan ini pasti tidak bisa dilewati oleh kendaraan baik sepeda motor maupun mobil. Ada beberapa motor yang nekat dan mogok,” ujar Yogi.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten OKU sebelumnya telah membuat kolam penampungan untuk menanggulangi banjir tidak terus berulang.

“Tapi sepertinya banjir kali ini lumayan besar, sehingga ruas jalan pancur ini kembali terendam banjir,” bebernya.

Hingga saat ini, warga di daerah yang terkena banjir masih berjibaku untuk melakukan penanggulangan agar air bisa surut.

Sementara, pihak pemerintah terkait telah terjun ke beberapa titik untuk membantu warga yang kebanjiran.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya