Berita

Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sheikh Naim Qassem/Net

Dunia

Hizbullah Tidak Akan Berhenti Serang Israel Sampai Gaza Bebas

MINGGU, 28 APRIL 2024 | 15:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dukungan kelompok militer Hizbullah di Lebanon terhadap rakyat Gaza terus menguat, bahkan seruan gencatan senjata dari Israel tidak digubris.

Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sheikh Naim Qassem menegaskan dukungan kuat terhadap warga Palestina yang tengah menghadapi serangan brutal Israel di Jalur Gaza.

Menurut penuturan Qassem, serangan Hizbullah di wilayah pendudukan Israel tidak akan pernah berhenti sampai perang di Gaza dapat diakhiri.


"Kita bersama Gaza dan Palestina. Bukan dengan Israel. Jadi, biarlah perang di Gaza berhenti dulu, baru berhenti di Lebanon," tegasnya, seperti dimuat Al-Mayadeen pada Minggu (28/4).

Qassem menegaskan keyakinan Hizbullah untuk meneruskan perang semakin kuat setelah Israel mengancam akan menyerang Lebanon.

“Ancaman bahwa Israel akan menyerang Lebanon membuat kami lebih yakin akan kebenaran konfrontasi kami dan semakin memperkuat posisi kami," tambahnya.

Hizbullah pada Selasa (23/4) menyerang markas dua unit militer Israel di wilayah selatan Palestina yang diduduki sebagai tanggapan atas pembunuhan salah satu pejuangnya di kota selatan Lebanon sebelumnya.

Mereka menggunakan drone pengalih dan bunuh diri untuk menyerang markas besar Brigade Golani dan Unit Egoz 621 di barak Shraga di utara kota Akka yang diduduki.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya