Berita

Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan ke Vietnam/RMOL

Politik

Dipimpin Prabowo, Indonesia akan Menjadi Good Neighbor di Kawasan

MINGGU, 28 APRIL 2024 | 05:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepemimpinan Prabowo Subianto pada 2024-2029 diyakini akan membawa dampak yang baik bagi nama Indonesia di tataran dunia internasional.

Ketua Program Studi Hubungan Internasional UIN Jakarta, Robi Sugara menyatakan Prabowo akan menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan baik.

Menurut dia, Indonesia sejak dahulu menganut prinsip non-blok. Indonesia tidak akan bergabung dengan pakta militer atau blok politik global manapun.
 

 
"Komitmen Prabowo sudah jelas dalam strategi kebijakan luar negeri jika nanti (dilantik) jadi presiden. Yakni menjadikan Indonesia sahabat bagi negara lain, jadi good neighbor policy, ingin menjadi tetangga baik bagi seluruh tetangga-tetangga di kawasan," ungkap Robi dalam keterangannya, Sabtu malam (27/4).
 
Dalam konteks itu, Robi Sugara menekankan, Prabowo masih sangat membutuhkan Presiden Jokowi dalam mendiskusikan kebijakan pemerintahan ke depan. Sebab, Jokowi sendiri sudah diakui keberhasilannya dalam memimpin Indonesia selama 10 tahun.
 
“Yang terpenting menurut saya jangan sampai pisah dua orang ini antara Jokowi sama Prabowo, kalau bisa udah gitu karena Jokowi itu kan dia selalu dijadikan sebagai sampling keberhasilan dari Malaysia,” harapnya.
 
“Lihat di berita-berita di Malaysia, mereka itu pusing sejak (Indonesia) dipimpin Jokowi karena ketinggalan terus Malaysia. Apalagi sekarang dilengkapi oleh Prabowo, saya kira sekarang sambutan internasional ke Prabowo sangat tinggi dan itu menjadi kekuatan dalam memainkan kepentingan Indonesia di dunia internasional," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya